Rabu, 10 Februari 2016

Hacking Rabu, 10 Februari 2016

Hacking” adalah sebuah kata yang menjadi momok mengerikan pada orang awam. Konotasi hacking adalah identik dengan orang-orang yang suka mengobok-obok sitstem keamanan komputer di jaringan, mereka memahami pengertian hacking sebagai pengetahuan ilegal untuk menjebol sistem keamanan komputer. Padahal definisi hacking adalah ilmu tentang obrak abrik komputer dijaringan, sepenuhnya tidak benar. Ada juga hacking untuk tujuan yang tidak berbahaya misalnya hacking yang digunakan untuk mencari solusi dari celah yang bisa diterobos oleh hacking yang tidak bertanggung
Munculnya keingin tahuan  orang-orang awam mengenai hacking, sampai-sampai merelakan waktunya untuk berburu belajar hacking, mencari informasi melalui mesin pencari  di internet atau dari tutorial hacking. angka yang lumayan besar dalam setiap bulannya rata-rata 6000 pencari informasi seputar kata kunci hacking misalnya: cara hacking, ilmu hacking, tutorial hacking cara hacking website cara hacking password facebook latar belakang pencari juga beragam mula dari yang iseng-iseng sekedar ingin tahu cara hacking, tools dan software hacking hingga pencari informasi yang memiliiki niat yang tidak mulia.
Konotasi buruk hacker, muncul karena maraknya kejahatan melalui jaringan untuk menjebol celah keamanan komputer dijaringan dengan tujuan keuntungan pribadi semata, misalnya menjebol password kartu kredit untuk tujuan mencuri uang korban, atau menerobos celah keamanan data yang sangat rahasia.
Begitu pula yang marak di masyarakat pengguna jaringan saat ini, tidak sedikit orang yang berusaha belajar hacking dan teknik hacking dengan tujuan tidak mulia. Seiring tumbuh suburnya media jejaring sosial dan penggunaan elektronik mail, memicu peningkatan belajar hack semakin pesat dari berbagai alasan sebagai motivasi untuk belajar hacking dan teknik hack, misalnya mencari tahu cara hacking password facebook, sampai pada keinginan yang instan dengan mencari tools hacking misalnya software
Hal yang sangat tidak mulia jika pengetahuan tentang hacking digunakan untuk tujuan merugikan orang lain dengan mengobok obok privasi orang dijaringan komputer, apapun alasannya entah sekedar tahu cara hacking dengan niat mencari cara menjebol password untuk tujuan jahat, atau sekedar belajar cara hacking facebook software hacking facebook untuk tujuan mengacaukan akun facebooki seseorang entah karena dilatar belakangi kebencian, kecemburuan, atau hendak melakukan tindak penipuan melalui akun facebook orang lain. Semua ini  adalah tindak kejahatan jaringan komputer atau lebih populer dengan istilah cyber crime.

Hirarki / Tingkatan Hacker pada umumnya :
1. Elite
Ciri-ciri :
mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai suhu.

2. Semi Elite
Ciri-ciri :
lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.

3. Developed Kiddie
Ciri-ciri :
umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

4. Script Kiddie
Ciri-ciri :
seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

5. Lamer
Ciri-ciri :
tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai wanna-be hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja. Cracker tidak mempunyai hirarki khusus karena sifatnya hanya membongkar dan merusak.

Fase-fase Hacking :
1. Fase Persiapan
~Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya
- Secara Aktif : portscanning network mapping OS Detection application fingerprinting Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat Secara Pasif : mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb) via internet registries (informasi domain, IP Addres) Website yang menjadi terget

2. Fase Eksekusi
~ Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan exploit (packetstromsecurity.org, milis bugtraq, atau mencari lewat #IRC).

~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes
- compile eksploit -> local host -> $gcc -o exploit exploit.c $./exploit # hostname (# tanda mendapatkan akses root) remote host -> $gcc -o exploit exploit.c $./exploit -t http://www.terget.com # (klo beruntung mendapatkan akes root) ~ Brute Force Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi. Menebak username dan password. Cracking password file ~ Social Engineering Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password Intinya ngibulin user.

3. Fase Setelah Eksekusi
~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit ~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin ~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd

Ada macam-macam cara hacking atau criminal untuk dapat mengancam jaringan web. Berikut ini ada beberapa teknik hacking :

Reconnaissance
Dalam teknik ini, criminal dapat memperoleh informasi mengenai target system, termasuk username, password, parameter input, program atau bahasa script, tipe server, dan system operasi.

Probe
Dalam fase ini criminal mendeteksi kelemahan system SQL injection termasuk dalam teknik ini dan banyak digunakan untuk menemukan hal tersembunyi dan lubang keamanan yang ada.

Toehold
Criminal akan memproses fase ini ketika penyusup masuk ke dalam system, membangun koneksi, biasanya menyerang session, mencari informasi system dan mulai mengeksploitasi kelemahan keamanan.

Advancement
Fase ini criminal akan mencari konfigurasi error dan mengubah ke account user yang masih unprivileged menjadi priilege, atau bergerak dari normal user dengan sedikit izin akses menjadi administrator, dimana setelah itu criminal akan mendapatkan full akses untuk membuat, menghapus, memodifikasi, menerima atau memindahkan file dan informasi.

Stealth
Langkah stealth ini berupa penyamaran keberadaan penyusup yang sudah masuk ke system. Langkah tersebut dilakukan dengan mengakses dan memodifikasi log file untuk menghilangkan bukti yang dapat memberitahukan user mengenai serangan tersebut.

Listening Port
Dalam listening port tersebut, penyusup akan mengeset backdoor, yakni program jahat yang akan memastikan aktivitas selanjutnya tidak bisa dilakukan. Program itu dinamakan stealth, atau tool backdoor, atau sniffer. Selain itu, penyusup juga dapat memberikan informasi yang salah ketika user mengakses file dan memproses jaringan system, dengan tujuan untuk menyamarkan keberadaan user.

Takeover
Digunakan untuk memperluas control dari satu system ke system lain di jaringan yang sama. Penyusup dapat menggunakan sniffer untuk mendeteksi informasi di host lain, seperti username dan password. Step ini dapat digunakan untuk menemukan host computer yang belum terkena hack sehingga penyusup dapat mengakses host lain. Step ini umumnya dilakukan dengan bahasa pemrograman yang simpe dan dikontrol oleh programmer.

Kode Etik Hacker secara umum :
1. Mampu mengakses komputer tak terbatas dan totalitas.
2. Semua informasi haruslah FREE.
3. Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralisasi.
4. Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samaran yang konyol, umur, posisi,dll.
5. Mampu membuat seni keindahan dalam komputer.
6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
7. Pekerjaan yang di lakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan.
8. Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.
9. Hacking adalah senjata mayoritas dalam perang melawan pelanggaran batas teknologi komputer.
10. Baik Hacking maupun Phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa agar tak gagap dalam komputer. Sementara itu seorang Cracker tidak memiliki kode etik apapun.

Aturan Main Hacker :
Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker seperti di jelaskan oleh Scorpio, yaitu:
Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.
Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.
Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh selalu mengetahui kemampuan sendiri.
Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.
Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.
Hacker sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etik dan aturan main sedang cracker tidak mempunyai kode etik ataupun aturan main karena cracker sifatnya merusak.

HACKER EUTIC atau ETIKA HACKER pada umumnya meliputi :
Beruntung kalau kemudian terbentuk hacker eutic atau etika para hacker, yang telah membawa pengertian positif bagi hacker. Yang mana mengakui bahwa menerobos sistem secara ilegal adalah suatu perbuatan melanggar hukum, tetapi menemukan dan mengexsploitasi mekanisme keamanan merupakan tindakan yang legal dan tentunya bermanfaat untuk memperbaiki suatu celah keamanan yang mungkin ada pada suatu sistem, dan untuk pengembangan sistem keamanan yang lebih lanjut.

WHITE HAT (Topi putih) HACKER
Kelompok HACKER yang menganut hacker eutic dikenal sebagai white hat hacker, dapat bekerja sediri ataupun bersama dengan client untuk mengamankan sistem mereka.

BLACK HAT (Topi hitam)HACKER
Dan mungkin anda dapat menebak, kelompok yang mendapat peran antagonisnya.adalah hacker dengan sebutan black hat hacker, yang tidak mengindahkan etika, melakukan eksploitasi sistem untuk kepentingan pribadi dan sangat merugikan.

GRAY HAT (Topi abu abu) HACKER
Kelompok ini merupakan perpaduan antara white dan black hat hacker, pada umumnya mereka tidak bermaksud melakukan penyerangan sistem secara sengaja, tetapi eksploitasi yang mereka lakukan ada kalanya menyebabkan kerugian.

VULNERABILITY (celah keamanan)
Untuk melakukan tindakan HACKING anda perlu mengetahuwi, dasar dan fundamental dari hacking itu sendiri ,sebahagian besar terjadi karena hacker berhasil memanfaatkan kelemahan sistem. Kelemahan yang dikenal dengan istilah vulnerability ini dapat menimbulkan berbagai ancaman pada sistem, beberapa bentuk ancaman yang umum adalah:

* SERANGAN PADA PASSWORDS
Login adalah pintu utama untuk masuk ke sistem, karena itu sedah seharusnya pemilik memiliki sistim penguncian yang unix. Jika kunci yang digunakan tidak unik dan gampang di buat, maka pintu yang vital ini akan dengan mudah ditembus dengan hanya menebak nebaknya saja, atau dengan menggunakan metode brute force attack , sesuai dengan namanya metode ini menebak passwords dengan brutal (menggunakan teori peluang), yaitu menebak dengan berbagai kombinasi kemungkinan.

* SOSIAL ENGINEERING
Metode ini memanfaatkan faktor psikologos calon korban, kadang tanpa perlu keahlian teknis di bidangHACKING, contohnya telah sering anda lihat pada kehidupan sehari hari. Pernahkan anda mendapatkan SMS/TELEPON yang menyatakan anda mendapatkan hadiah tertentu, dan untuk itu anda harus memberikan dana atau informasi yang bersifat confidential? Jika anda mengalai hal tersebut tadi anda perlu hati hati bisa jadi seorang sosial engineering sedang beraksi.

* MAN-IN-THE-MIDDLE
Dua orang sedang asyik berkomunikasi bertukar informasi dalam sebuah jalur jaringan, tidak disangka seorang hacker telah mencegat informasi yang lalu lalang .Hacker tersebut dapat membaca, memodifikasi, dan megirimkan kembali pesan yang telah berubah tersebut kepada sang korban.

* SNIFFING
Mirip dengan metode man in the middle sniffing juga mengambil paket data yang lewat ,hanya saja metode ini bersifat pasif dan tidak melakukan modifikasi terhadap paket data itu melainkan mengabil dan menganalisisnya.

* WEB DEFACEMEN
Serangan ini umumnya tidak berbahaya, hanya mengubah tampilan web tetapi tetap tergolong sebagai tindakan pengrusakan (vandalisme) Jika serangan ini berhasil menyerang sebuah website yang seharusnya memiliki tingkat keamanan tinggi seperti web dengan fasilitas transaksi online, tentunya akan dapat megurangi kepercayaan pelanggan.


Related Post

Komentar Go by: |

0 komentar :

Leave Your Comment